"I try to do the right thing at the right time. They may just be little things, but usually they make the difference between winning and losing".
Wednesday, February 01, 2012
Fase tersadar
Airmata masih mudah berurai karenamu
Kamulah yang masih terpikir untuk aku beri tahu untuk setiap hal yang terjadi
Inbox dan send folder masih dipenuhi namamu
Apakah wajahku masih jadi wallpaper handphonemu?
Thursday, January 26, 2012
Gemini Today
Creating more romance to your life doesn't just relate to a love relationship --
romance is also a big part of how you relate to the world.
Are your ideals losing some of their romance?
Are you seeing things in a beautiful and hopeful way --
or are you seeing them with suspicion and cynicism?
Things can seem hopeless, but in the long term,
any rough patch you're going through will be a mere wrinkle in your life.
Have hope for tomorrow.
It will be better than today.
-Y!-
Monday, January 16, 2012
A destination
Saturday, January 14, 2012
Sajak Rendra
Kucing di Jendela
Tuesday, November 29, 2011
Siapa sih loe?
Saturday, October 22, 2011
Gambaran
Friday, October 14, 2011
Kulkas

Sepertinya benar kata Sudjiwo tedjo -jarang-jarang lho aku sepaham dengan beliau- karena manusia punya kulkas -punya kecenderungan untuk menimbun-, manusia jadi serakah.... apa-apa mau dikumpulkan, disimpan, numpuk-numpuk barang sampai orang lain tidak kebagian.
Kulkas sekarang tambah lama tambah gede kan?
Padahal seberapa besar sih, perut kita?
Numpuk-numpuk harta, dengan segala cara.
Sampai berapa lama sih kita hidup?
Buat warisan anak cucu? Kata Bill Gates, itu justru menghilangkan hak anak untuk berjuang
Terimakasih, Malaysia
Rasanya sudah selayaknya kita berterimakasih pada tetangga kita, Malaysia.
Mengapa?
Siapa yang membuat batik begitu membumi merakyat seperti sekarang ini?
Jawabnya: tetangga kita Malaysia
Ketersinggungan kita sebagai bangsa yang merasa menjadi keturunan pencipta batik,
membuat kita penuh amarah saat, Malaysia memperkenalkan batik ke mana-mana sebagai miliknya.
Sehingga muncul "gerakan nasional" memakai batik.
Pada hari itu, 2 Oktober 2009, perbandingannya di antara 10 orang yang aku jumpai memakai batik, paling tidak 8 orang berbatik.
Sejak itu pula, Inacraft dan bazar-bazar didominasi batik dengan model, material yang semakin berkembang, pemakai batik tidak hanya PNS, orang-orang tidak lagi merasa seperti mau kondangan kalau pakai batik.
Kita jadi tahu ada dua pulau di jajaran kepulauan nusantara yang bernama Sipadan dan Ligitan.
Kita jadi tahu reog Ponorogo, Lagu Rasa Sayange; wayang; kulintang; angklung; tahu ada petugas Kelautan yang pekerjaannya penuh bahaya, dimodali kapal tua dan tanpa senjata.
Karena apa? Mungkin karena kecelamitannya Malaysia.
Hey..... mungkin kita yang kekanakan ini, perlu diingatkan untuk lebih menjaga dan menghargai semua milik kita. Dan sepertinya peringatan model itu, cocok buat kita. Seperti anak-anak, kalau nggak ada yang minat, mainan dicuekin. begitu ada yang bilang mau pinjam langsung direbut, " Ini punya aku!"
Sudah deh, capek ribut. Tetanggaan baik-baik aja gimana?
Eh, besok beli baju batik lagi yuk?
Saturday, December 25, 2010
Oclumency bola
Manusia memang punya memori yang pendek. Tetapi kemajuan teknologi bisa menjadi oclumency yang membantu untuk mengingatnya.
Manager Timnas dengan heroik bilang : Lambang Garuda memberi semangat lebih! Katanya. Tapi sekitar sebulan sebelumnya dia menegur pelatih Timnas, karena dianggap tidak tahu adat.Ceritanya ....lalu bilang begini

Suporter sepakbola Indonesia
Apakah mereka selalu memberi dukungan positif? Ternyata tidak selalu. Mungkin cuma sedikit tapi ada juga yang bilang begini
Nasionalisme dibilang "hanya"???
Berita dari sini
Pengurus PSSI
Sekarang, sibuk berbangga
Dulu
- Gak kompak dan berniat memutus kontrak pelatih
- Sok tau
Dan sepertinya ada satu orang yang sekarang sedang dalam penyesalan, karena melewatkan satu kesempatan besar yang mungkin hanya datang satu kali dalam seumur hidup. Semoga sih jadi insaf :p
Daftarnya masih panjang.... –tapiudahcapekbrowsing-
Kok rasa-rasanya keberhasilan timnas saat ini sebenarnya adalah kemenangan the coach
foto pinjam dari antara
Sunday, October 03, 2010
Berkubang dalam Lumpur

- Siapa sih Sergey Kadurin itu? di beberapa berita namanya pun 'simpang-siur'. Ada yang menulis sebagai Serge, Sergeu, Sergey-Kadurin, Kaduren. Dikatakan beliau adalah ahli dari Odessa National University -Ukraina. Dan melakukan penelitian dengan tim dari Institute of Electrophysics Rusia. Riwayat pendidikannya tidak bisa ditemukan. Kenapa Kadurin yang dipanggil untuk meneliti ini, apa karena keahliannya terbukti dalam bentuk karya ilmiah yang banyak? Sepertinya tidak karena google scholar hanya menyimpan dua karya ilmiahnya ini dan ini. Atau dipanggil karena jabatannya di kedua lembaga tersebut? Tetapi di sini tidak ada namanya, sedang di sini tertulis sebagai the first years young scientists. Entah apa itu tetapi rasanya bukan sebutan yang terlalu istimewa.
- Kenapa mesti panggil dari ahli dari Ukraina? Lebih hebatkah dari mereka dibanding ahli dari Indonesia? Lagi -lagi hal itu agak diragukan. Odessa National University menurut sumber ini, merupakan perguruan tinggi dengan peringkat 3022 perguruan tinggi di dunia. SEmentara menurut sumber yang sama peringkat ITB adalah 569 dunia, UGM 611, UI 789, bahkan masih kalah dengan Universitas Bina Nusantara yang mendapat peringkat 2611 dunia.
Wednesday, July 07, 2010
Contoh berita menyesatkan


Ini, menurutku salah satu contoh berita yang menipu dan cenderung menyesatkan.
Hanya untuk membuat pembacanya tertarik, (cmiiw)
Ini untuk hal yang tidak terlalu sensitif.
Dan "hanya" ketidaksesuaian antara judul dan isi.
Apakah juga dibuat isi dengan ada ketidaksesuaian antara fakta dan berita?
Semoga jawabannya tidak....
dari sini
Friday, September 12, 2008
GP F1 Singapore
Satu siang. Dalam taksi.Orang I : " Pingin deh nonton F1, mumpung deket"
Orang II: " Bukannya kalo nonton langsung justru malah gak bisa liat apa-apa?"
Orang I : " Ya, nanti di sana juga ada layar besarnya lahhh..."
Orang II: " Trus apa bedanya sama nonton di tv dong?"
Orang I : " Bisa ngerasain sensasi derum n raungan mesin secara langsung...."
Orang II: " Ooo..... gitu, ya?
Search google :
"Harga tiket GP F1 Singapore berkisar mulai dari US$118 hingga US$ 979. Tersedia juga tiket VIP seharga US$ 5293 yang diberi nama The Paddock Club."
Ketebak gak gendernya? dan yang mana aku?
Thursday, July 03, 2008
Ngobrol dengan Brad Pitt

Sekitar dua bulan ini aku memanfaatkan fasilitas yahoo beta, cukup praktis karena bisa cek e-mail dan chatting di satu tempat dan tanpa diminta, alamat-alamat e-mail yang pernah berhubungan dengan e-mail kita akan terlihat di list kontak, jika mereka sedang online.
Tapi yang sering membuatku geli sendiri adalah adanya orang iseng yang kreatif meletakkan berbagai kata-kata untuk menunjukkan jika teman ngobrol kita sedang menuliskan sesuai untuk kita.
Misalnya saat sedang ngobrol dengan Brad Pitt.
Mulai yang standar seperti:
“Brad Pitt is typing...”
atau yang lucu-lucu seperti:
“Bate your breath, for Brad Pitt is typing...”
“Brad Pitt is hammering out a wicked comeback...”
“Brad Pitt is in the zone, prepare for an AHA moment...”
“The muse has just struck Brad Pitt...”
“Brad Pitt is typing something utterly brilliant...”
“Brace yourself for another ingenious dispatch from Brad Pitt...”
“1000 monkeys just landed on Brad Pitt's keyboard...”
“Brad Pitt should really learn to type with more than two fingers...”
But my favorite is:
“BRAD PITT IS TYPING!! BRAD PITT IS TYPING!!”
Monday, May 19, 2008
Cover buku
Friday, May 16, 2008
Come on!!
Senangnya ada yang bisa ditonton di tv selain berita tentang kenaikan harga BBM dan turunannya.* 45 menit dari satu jam lamanya berita?? keterlaluan, karena isinya itu-itu saja. Demo, antre, keluh-mengeluh....come on!
In-do-ne-sia...prokprok-prokprok-prok!!!!
Friday, May 02, 2008
Rumah
Aku pingin punya rumah.Biar bisa punya ruang untuk lemari es.
Jadi aku bisa beli es krim satu liter,
tanpa harus langsung dihabiskan saat itu juga
Thursday, April 03, 2008
Perempuan

Suka sebel nggak sih kalo nonton film (atau sinetron????) yang pemeran perempuannya nyebelin?
contoh yang pernah aku lihat:
- Jerit-jerit n nangis ketakutan pada saat ngumpet pada saat seharusnya diem, biar gak ketahuan yang ngejar. Sampai perlu ditutup mulutnya sama pemain lain
- Sibuk nanya-nanya tentang bagaimana sebenarnya hubungan cinta mereka (halaaaah....) sama yang berperan jadi pacar di film itu. Padahal saat itu mereka lagi ditawan dan diketawa-ketawain sama yang nyulik
Padahal perempuan kan gak gitu-gitu amat yak?
*gambarnya gak nyambung ya?
*dari sini
Saturday, January 19, 2008
Bones n heart

So, little Amelie your bones aren't made of glass. You can take life's knocks. If you let this chance go by… eventually, your heart will become as dry and brittle as my skeleton. So go get him, for Pete's sake!
Amelie
My bones aren't made of glass
My bones aren't made of glass
My bones aren't made of glass
then let the spell begin.....
gambar dari sini
Tuesday, December 18, 2007
4 dari 150
Di tengah sempitnya waktu (pekerjaan-pekerjaan akhir tahun yang datang terus-menerus) dan sempitnya dana (abis beli tas, beli power supply n vga chips, bujet buat pulkam, kado, tagihan telpon yang berlipat –well, I blame u 4 this!- ) aku menyisihkannya untuk Rolling Stone edisi Desember.
Edisi bulan ini memang lain dari biasanya, dengan cover 3D seperti penggaris jaman dulu –harganya juga jadi mahalan-. Topik utamanya adalah 150 album Indonesia terbaik. Dengan rentang waktu dari tahun 50 an sampai sekarang. Dengan criteria : kualitas, pengaruh dan inspirasi yang ditimbulkan. Jadi yang masuk ke dalam daftar sangat beragam mulai dari albumnya Burgerkill (list ke 113) sampai Oma Irama (list 11).
Tak heran dari 150 itu hanya ada 4 album yang aku punya –ya, maap! Emang bukan kolektor-, yaitu Album Padi : Sesuatu yang Tertunda (no 55), Maliq n d’essential : 1st, Padi: Save My Soul dan Andre Hehanusa: Bidadari. Tapi takhanya itu, sebagian albumnyapun aku gak kenal atau bahkan “siapa sih?” : Rin Djamain, Rara Ragadi, Pahama, yang memang membuat album jaman-jaman aku kecil/blum lahir.
Yang berada di daftar nomor 1 adalah Album Soundtrack Film Badai Pasti Berlalu. Siapa sih, yang ngaku suka musik (dan film?) yang nggak kenal lagu-lagunya? Sudah 30 an tahun berlalu dan masih tetap enak untuk dinikmati.
Lalu di nomor 2 ada Album Guruh Gipsy *kata mas yang jual kaset seken di Detos harga kaset aslinya sekarang udah jutaan*. Ternyata dulu Cuma dicetak 5000 copy. Aku gak yakin apa aku udah pernah dengar lagu –lagu dari album itu.
Yang mengherankan aku hanya Naif (22). Band yang tergolong baru, dibanding daftar 25 besar lain yang sudah legendaris (Koes plus, Bimbo, Slank) tapi kenapa dianggap pantas masuk 25 besar, apa hanya karena membawakan lagu-lagu retro aja udah bisa masuk kriteria itu? Yah, subyektif sih… Kalo Pas Band ada di nomor 9 menurutku masih bisa diterima, untuk alas an sebagai pelopornya album indie. Tapi Naïf ? Kayaknya biasa aja deh!
Tapi kalo diliat-lihat, dari 150 album itu sebagian besar adalah album band atau kerjasama dari beberapa orang artis. Jarang-jarang yang album solo. Album dari penyanyi solo paling Cuma, Fariz RM, Harvey Malaiholo, Andi Meriem, Andre Hehanusa. Kenapa ya?
Dari sekian banyak album, banyak ulasannya yang membuat aku pingin denger ( ato pingin denger lagi) seperti Swami (1989) yang sangar dan fenomenal atau Andi Meriem Mattalatta yang dibilang bersuara bagaikan sutera :p. Tapi yang ada di daftarku paling atas adalah Sore : Centralismo (2005). Menurut ulasannya, tak banyak musik yang bisa disebut sebagai timeless – tapi centralismo masuk kategori yang langka itu.
Penasaran seperti apa sih, lagu yang ” terdengar seperti soundtrack kehidupan seseorang yang kangen akan masa-masa yang lebih bersahaja di Jakarta Pusat”. *youtube, search.....*.
Jadi berapa jumlah koleksi album musik kamu yang masuk 150 besar? Ayo hitung!











