Friday, June 02, 2006

Nggak ngerti

Aku jarang-jarang ngerti jalan pikiran orang-orang yang biasa dikenal sebagai aktivis perempuan. DAn yang ini nggak termasuk yang jarang itu.
Maksudnya apa sih?
Jadi kalo dianggap masalah internal keluarga, bisa juga dong suami marah-marah ama istri, trus mukul-mukul istri itu nggak perlu dituduh tindakan pidana?
Tenan ki??! ngko nesu maneh?
*repot...!*

tapi...Mrs. Halimah, u go Mam!! :D

Thursday, May 11, 2006

untitled


Ketika aku sudah tua, bukan aku lagi yang semula.
Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku....

Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa
bagaimana mengikat sepatu, ingatlah bagaimana dahulu
aku mengajarkanmu....

Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang
telah bosan engkau dengar, bersabarlah mendengarkan,
jangan memutus pembicaraanku. Ketika kau kecil, aku
selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali
kuceritakan agar kau tidur....

Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan
marah padaku. Ingatkah sewaktu kau kecil aku harus
memakai segala cara untuk membujukmu mandi...?

Ketika aku tak paham sedikitpun tentang teknologi dan
hal-hal baru, jangan mengejekku. Pikirkan bagaimana
dahulu aku begitu sabar menjawab setiap "mengapa"
darimu...

Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang
masih kuat untuk memapahku. Seperti aku memapahmu saat
kau belajar berjalan waktu masih kecil...

Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita,
berilah aku waktu untuk mengingat. Sebenarnya bagiku,
apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau
disampingku mendengarkan, aku sudah sangat puas.

Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah
berduka. Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku
menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani
kehidupan. Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana
menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku
menjalankan sisa hidupku.

Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan
senyum penuh rasa syukur, dalam senyum ini terdapat
cintaku yang tak terhingga untukmu....

---Nggak tau sumber aslinya dari mana. Pernah baca di milis, trus suka dibacain di radio, banyak bertebaran di internet, ini salah satunya--

-yangnggakpernahgagalbikinakunangis-

Friday, May 05, 2006

as flower

iseng lagi...

You Are a Red Flower

A red flower tends to represent power, seduction, and desire.
At times, you are loving like a red tulip.
And at other times, you're very enthusiastic, like a bouvardia.
And more than you wish, your passion is a bit overwhelming, like a red rose.

Nama Jepang

Aku lagi iseng.
Nggak tau apa nih artinya..

Your Japanese Name Is...
Sakura Yoshida

Thursday, April 27, 2006

Nobody perfect


No body perfect!
-No, it’s not about myself, I know myself well, just fyi.
It’s about anybody else.
I ever found somebody that I thought have such a perfect life.
As time goes by, then I knew I thought that way just because I don’t know he/she well.
Then I realized (thanks God) there’s no perfectness in this world!

But... some person might get so near to that perfectness.
Now, I'm jealous…

KRL Ekonomi

Masih tentang sarana transportasi.
Hari Selasa, kemaren aku harus ke Salemba. ”Cuma sekedar” buat nyerahin paper pengganti ujianku!
Balik ke Depok menjelang maghrib. Sempat akan ragu mau pilih naik angkot nyambung-nyambung (Salemba-Melayu-Pasar Minggu-Depok) atau naek kereta (sebenarnya ada satu lagi alternatif sih, naek yang biru2 kecil itu, cuma berhubung lagi mau ngirit pilihan yang satu itu langsung tersingkir).
Aku tau kereta jam segitu akan penuh, tetapi kayaknya aku udah lupa rasanya berada di krl ekonomi yang benar-benar penuh, karena aku pilih naik kereta. Perhitunganku nggak apa-apa desak-desakan setengah jam ketimbang bermacet-macet 2 jam.

Mungkin kalo aku ingat, aku nggak milih naik kereta.
Badanku emang lagi nggak fit dan juga udah lama nggak olahraga, bahkan buat naik tangga stasiun Cikini yang memang cukup curam itu aja terengah-engah, payah...
Kereta datang dan benar-benar penuh. Aku bisa masuk hanya karena terdorong arus orang-orang di belakangku. Di dalam gerbong, sama sekali nggak bisa bergerak. Harapan buat nggak berlama-lama di kereta tidak jadi kenyataan karena kereta berhenti di antara Stasiun Cikini dan Manggarai cukup lama, kayaknya buat nunggu kereta-kereta express lewat...grrrr ,(gw cinta kereta express, kalo gw lagi ada di dalamnya :p) sampai sekitar 4 kereta lewat itu dalam selang waktu lama.

Dan aku, si kecil ini, berada di antara orang-orang besar-besar di sekitarku lama-lama mulai merasa kekurangan udara segar. Sampai jinjit-jinjit dan berusaha agar hidungku bisa menghirup oksigen. Gossshhh... kayak mo pingsan. Selain itu, masalah bau; desahan orang2, jangan ditanya deh! Pusing.
Setelah hampir setengah jam berhenti itu, kereta berjalan tapi tetap nggak membuat kereta lebih longgar, walopun paling nggak, udara nggak sesumpek sebelumnya. Aku berusaha tetap bertahan sampai paling nggak Pasar Minggu, pembangunan underpass-nya yang nggak juga selesai & jadi salah satu sumber macet, sudah terlewat. Sampai Tanjung barat aku udah nggak tahan dan benar-benar turun.

Tips naik KRL Ekonomi Bogor-Jakarta
1.Jangan keburu keder kalo dari luar kereta kelihatan penuh. Karena kereta akan selalu kelihatan penuh. Bisa jadi memang penumpang sedang banyak tapi bisa juga penumpang cuma sedikit, tapi jadi kelihatan penuh karena banyak pedagang asongan.
2.Sebelum naik kereta amankan barang-barang bawaan. Simpan karcis kereta di tempat yang mudah diambil dan diingat. Ransel jangan sampai ditaro di belakang. Awas copet!
3.Kalau nunggu kereta lama, biasanya itu berarti kereta yang akan datang bakal penuh banget. Kalo nggak buru-buru lebih baik nunggu kereta berikutnya, karena biasanya kalo sudah nunggu lama, kereta berikutnya jarak waktu tidak akan lama, dan jauh lebih longgar.
4.Buat kaum perempuan, kalau mau naik kereta usahakan naik di antara cowok2/bapak2. Selain siapa tau ada yang ganteng, juga karena di antara cowok, kita cewek biasanya akan didahulukan. Sementara berdasar pengalamanku kalo naik bareng cewek2/ibu2, jangankan minta didahulukan, mereka bahkan akan tega untuk saling menyikut dan menyodok cewek lain.
5.Kalo duduk atau berdiri di dekat pintu hati-hati dengan barang-barang kita, kadang ada jambret yang sambil njambret langsung lari lompat kereta pada waktu kereta baru berangkat dari stasiun
6.Jika kereta penuh dan terjadi desak-mendesak, jangan melawan arah desakan, selain karena kita akan kalah tenaga juga karena itu sia-sia dan bisa bikin badan sakit. Tapi lihat-lihat bagian tengah gerbong, di situ biasanya agak lowong, sebisa mungkin geser ke tengah gerbong untuk menghindari desakan dari orang2 kalap yang baru naik.
7. Sekali lagi buat kaum perempuan, jangan terlalu berharap dikasih tempat duduk ama cowok. Cowok/lelaki zaman sekarang hampir semua udah kayak b****. Buat kaum pria, sadar dong kalo jadi laki-laki, kita sebenarnya juga nggak terlalu perlu kok, cuma kadang keterlaluan aja kalo ada nenek2 atau ibu bawa anak harus berdiri, sementara ada cowok yang tetep duduk sambil pura-pura tidur.
8.Barang yang harus dibawa: minuman, pas desak2an, yang jual air juga nggak bisa masuk, padahal gerah, keringatan dan tentu bakal haus. Bisa bawa walkman n temen2nya buat hiburan ngilangin be-te, asal hati-hati sama copet. Buat kaum perempuan,ini tips temanku, kalo perlu bawa jarum pentul yang panjang, dipake buat nusuk orang gila yang tanda-tandanya mau ...tau kan? yah ...di kereta emang banyak penjahat macam itu.

Ada satu lagi alat yang kayaknya perlu dibawa yaitu selang air. Gunanya kalo pas kereta penuh dan udara udah sumpek dan kita ada di tengah gerbong, selang air bisa dipake, ujung yang satu dikeluarkan lewat jendela, ujung lain ke hidung. Cuma belum dicoba sih, hehehe....
9. Di kereta jika terpaksa ngggak dapat tempat duduk usahakan mencari pegangan. Jika peganganpun nggak terjangkau, berhubung rak di atas bangku kadang terlalu tinggi untuk ukuran badan seperti punyaku, usahakan belajar menyeimbangkan badan sesuai arah guncangan kereta. Jangan kuatir lama-lama juga terbiasa. Anggap aja latihan buat ikutan Fear Factor. Tapi kalo kereta udah penuh sesak saking penuhnya kita nggak akan jatuh karena tertahan akibat himpitan orang-orang.
10.Jangan terlalu takut kelaparan atau ketinggalan berita. Pedagang makanan dan koran banyak. Jangankan makan-minum, bahkan mainan anak, susu, jam meja, aksesoris, buku-buku, buah-buahan, dvd, you named it... udah kayak pasar jalan deh. Jadi siapkan uang seribuan banyak-banyak...Cuma kadang bikin kesel juga kalo lagi penuh.:(

Monday, April 24, 2006

Musuh besarku


Beberapa tahun terakhir ini aku punya musuh di jalan.
Apalagi bentuknya kalo bukan sepeda motor.
Angkot dan mini bus yang suka ngetem sembarangan masih bisa aku tolerir.
Deborah yang penuh sesak dan jalan kayak siput n kernetnya yang nyebelin masih gak papa.
Tapi klakuan pengendara motor tu bener-bener....
-Naik ke trotoar dengan semena-mena ngrebut jatah pejalan kaki,
-Nggak mau ngasih jalan buat penyeberang jalan (pernah liat nggak kawanan kecoa rame2 lari? nah kayak gitu tu mereka)
-Nyelip-nyelip nggak terduga di antara mobil2 yang lagi macet, nggak bisa liat jalan lowong dikit(bikin kaget orang nyebrang)
-Malem2 nggak nyalain lampu , ngebut lagi!
-Klaksonnya yang berisik, nggak brenti2 kalo pas lagi macet (liat nggak sih, kalo jalan tu macet? Bikin tambah pusing aja!)
-Fyi, aku pernah kesrempet motor juga
- Tapi yang paling bikin aku marah waktu ibuku crita: beberapa waktu lalu, ini terjadi di kampungku sono, ibuku mau naik minibus. Bus udah brenti beliau udah mau naik, tau2 ada motor lari kenceng banget lewat antara bus dan ibuku, artinya itu motor lewat di sebelah kiri bus, dan nyaris banget nabrak ibuku! Punya SIM nggak sih? atau pertanyaan yang benar: tau aturan nggak sih??
Dan itu semua, bukan cuma aku aja yang ngerasain. Baca ni, ini n ini juga.
Kalo alasannya mau nyari cepet emang harus mengabaikan keselamatan orang ya?
Jumlah sepeda motor di jalanan secara kasat mata aja, keliatan kalo meningkat jauh dibanding tahun2 sebelumnya. Krisis ekonomi (lagi-lagi) membuat banyak orang memilih motor sebagai alat transportasi dan hal ini juga didukung dengan semakin mudahnya orang -orang untuk membeli motor. Masalah ini diperparah mudahnya mendapat SIM tanpa pemiliknya benar-benar tau aturan di jalan.

Thursday, March 16, 2006

Depok, 6 Maret 2006


Made a meal and threw it up on Sunday I've
Gotta lot of things to learn
Said I would and I'll be leaving one day
Before my heart starts to burn ....


SEnin pagi!
SEmangat! Aku tau ada hal-hal bagus yang akan terjadi hari ini.
Aku juga tau apa yang harus aku kerjakan hari ini.
Kerja n kuliah di SAlemba.
Bakal capek tapi aku sedang nggak pengen mengeluhkan itu.
Jadi, senyum!
Pagi ini matahari cerah.

Aku emang lagi nggak gentar ama capek.
Bahkan waktu kemarin ada tawaran side job buat hari sabtu juga aku ayohin.
Walaupun sempat agak2 nyesel juga setelah liat timnya.
Sempat kepikir buat mundur, n nyari2 alasan ngomong (sori, Da! tapi kan nggak jadi).
Cuma aku jadi ingat satu hal, biasanya di balik sesuatu yang menyebalkan bakal ada senyum yang mengembang.
Secara mencurigakan. Somehow, usually with mysterious way.
Cuma, aku juga takut terlalu berharap.

.....So what's the matter with you?
Sing me something new...don't you know
The cold and wind and rain don't know
They only seem to come and go away
....

Tengah hari.
Terjadi hal bagus yang sudah kuduga. Cengiran jadi tambah lebar, deh!
Cuma, secara logic, atau kalo Greg Behrendt liat dia bakal teriak: he's just not that into you!
Tapi apa hati nggak boleh berharap.
Kalo lepas dari konteks yang aku alami, apa kalo mau berharap mesti liat-liat dulu (gimana itungan di atas kertas, gimana kalo dipikir secara rasio)?
Apa aku mesti lagi-lagi bilang takut berharap?

Belum juga dipikir bener-bener : am I really that into him?

.....

Times are hard when things have got no meaning
I've found a key upon the floor
Maybe you and I will not believe in the things we find
Behind the door
So what's the matter with you?
Sing me something new...don't you know
The cold and wind and rain don't know
They only seem to come and go away


Stand by me, nobody knows the way it's gonna be
Stand by me, nobody knows the way it's gonna be
Stand by me, nobody knows the way it's gonna be
Stand by me, nobody knows
Yeah, nobody knows the way it's gonna be
......

Hore!!!
Berdasar rapat, masalah dengan side job bukan lagi masalah.
Thanks Allah

....
If you're leaving will you take me with you
I'm tired of talking on my phone
There is one thing I can never give you
My heart will never be your home

.....

Sorenya.
Kutinggalkan komputerku & menuju ruang Sekdep.
Ada sosialisasi dikit.
Setengah jam kemudian aku terburu-buru keluar. Sholat.
Segera ke stasiun, memburu kereta ke Cikini.

Di luar hujan gerimis.
(nggak lengkap hari bagus tanpa gerimis...)
Mulai gemetar, lapar nih.
Kereta terlambat.
Yah, jangan-jangan sampe di sana makanan udah habis.

...

So what's the matter with you?
Sing me something new...don't you know
The cold and wind and rain don't know
They only seem to come and go away
......

Gema Azan menyambut kita, saat memasuki kompleks UI Salemba.
Alhamdulillaah.. masih ada makanan.
Doa penutup buka puasaku:
"Ya Allaah, tunjukkan sampai setinggi apa hamba boleh berangan..."

......
Don't you know
The cold and wind and rain don't know
They only seem to come and go away
Stand by me, nobody knows the way it's gonna be
Stand by me, nobody knows the way it's gonna be
Stand by me, nobody knows the way it's gonna be
Stand by me, nobody knows
Yeah, nobody knows the way it's gonna be

Stand by Me-Oasis

Wednesday, January 11, 2006

too many or too close ?

Sabtu sore di ITC Kuningan
"Mau ke Carre four nggak?"
"Nggak ah, ngapain..."

We called it law of diminishing marginal utility

Friday, January 06, 2006

Mencari keseimbangan

Itu ternyata jawaban dari beberapa masalah yang terjadi.
Kalo buruh mogok dan demo minta kenaikan UMP apa pemerintah mesti menurutinya? Seharusnya begitu karena inflasi yang mencapai 17% Oktober kemarin tentunya berpengaruh significan terhadap daya beli mereka.
Tapi di sisi lain jika UMP dinaikkan bisa diduga akan banyak perusahaan yang siap-siap memecat karyawannya. Atau bahkan karena merasa tidak sanggup akan keluar dari pasar, dan bagi perusahaan asing mereka akan keluar dari Indonesia untuk mencari tempat yang lebih nyaman untuk mencari untung, yang buruhnya rajin-rajin, yang buruhnya punya ketrampilan tinggi, yang nggak suka demo dan yang aparat pemerintahnya nggak rese’.
Atau masalah yang populer, soal subsidi BBM. Kalo subsidi dicabut, memang sih, membuat orang – seharusnya- lebih bijak dalam menggunakan BBM jadi mungkin ketersediaannya bisa diperpanjang jadi beberapa puluh tahun lagi, mencegah penyelundupan BBM ke luar negeri, menghemat uang pemerintah, etc etc.
Tapi nggak bisa dibantah jika hal itu menyengsarakan banyak orang, karena efeknya tidak terhenti pada kenaikkan harga BBM itu saja, karena ada banyak pihak yang memanfaatnya untuk menaikkan harga secara semena-mena.
Kekayaan alam Indonesia sudah tidak sebanyak zaman dulu, tapi masihlah ada yang tersisa. Saat pemerintah berusaha dengan berbagai cara agar perekonomian bisa tumbuh, ada seseorang yang saat ini –sayangnya- menjadi menteri mengusulkan agar ekonomi didahulukan baru lingkungan. Menurutnya lingkungan bisa diperbaiki setelah ekonomi membaik. Yang penting bisa makan dan sehat dulu, habis itu baru mulai tanam-tanam pohon. (Yeah… rasional mungkin tapi terasa sungguh *****). Bagaimana jika rusaknya lingkungan justru membuat ekonomi tidak jalan, misalnya saat terkena banjir apa kantor-kantor nggak libur?
Masih mau contoh lain? Impor beras atau tidak? Beras dari luar jauh lebih murah dari pada beras Indonesia. Kalo kita impor, beras petani Indonesia jadi nggak laku. (Aku nggak tau sih mutu beras Indonesia tu lebih bagus atau sama aja ato lebih jelek. Kalo mutunya lebih bagus mungkin bisa diharap bisa dibeli orang kaya seh) petani rugi, nggak mau tanam padi lagi (nggak ada PADI ¿???!). Mungkin bisa aja jadi kayak Singapore (dalam hal nggak tanam padinya) cuma nggak kebayang aja sih, Indonesia tanpa sawah :-s. Tapi kalo nggak impor, orang miskin nggak cuma petani aja kan? kalo harga beras mahal nggak punya cukup uang buat beli jadinya busung lapar.

“Jadi salah siapa? salah gua? salah temen-temen gua?” AADC

Tuesday, January 03, 2006

2005 cont.

19. WHAT DO YOU WISH YOU'D DONE LESS OF?
Sleeping
20. DID YOU FALL IN LOVE IN 2005?
Just litle crush with a such perfect gentleman
21. WHAT WAS YOUR FAVOURITE TV PROGRAM?
Playboy kabel hahahaha....( sungguh bodoh!)
22. DO YOU HATE ANYONE NOW THAT YOU DIDN'T HATE LAST YEAR?
I don't hate, just dont like that kind person
23. WHAT WAS THE BEST BOOK YOU READ?
Mmmm...I cant decided
24. WHAT WAS YOUR GREATEST MUSICAL DISCOVERY?
Maliq n D'Essential's songs, Too SEntimental by Air Supply
25. WHAT DID YOU WANT AND GET?
Everything.
26. WHAT DID YOU WANT AND NOT GET?
Nothing. When I cant get that then I don’t want that anymore :p
27. WHAT WAS YOUR FAVOURITE FILM OF THE YEAR?
Shall we dance (dont know why) n Amelie (unordinary movie!)
28. WHAT ONE THING WOULD HAVE MADE YOUR YEAR IMMEASURABLY MORE SATISFYING?
Arrange my time for work, study n having fun
29. WHAT KEPT YOU SANE?
Books, music, internet n friends
30. WHICH CELEBRITY/PUBLIC FIGURE DID YOU FANCY THE MOST?
Does Gerry count?
31. WHAT POLITICAL ISSUE STIRRED YOU THE MOST?
Too many. FYI, I live in Indonesia
32. WHO DID YOU MISS?
Similikithi, my awkward behaviour's dormmate … sometimes :p
33. WHO WAS THE BEST NEW PERSON YOU MET?
Somebody I should have known from long time but poorly I realized this person’s exist since few months ago n Lita
34. TELL US A VALUABLE LIFE LESSON YOU LEARNED IN 2005:
I need to see everything from both sides not just a simple single point of view.
37. QUOTE A SONG LYRIC THAT SUMS UP YOUR YEAR.
Menanti sebuah jawaban ….
38. WHAT ONE THING HAVE MADE YOU AMAZE THE MOST?
Orang yang kurang kerjaan baca ini sampe abis!!! (Hehehe… kidding..kidding. Keep doing this nice activity, folks!)

Monday, January 02, 2006

The Year of 2005

I found this kind posting in a somebody's blog last year. N now I decide to answer it.

1. WHAT DID YOU DO IN 2005 THAT YOU'D NEVER DONE BEFORE?
Rent a house with my friends. N now its start to feel hommy
Quit a job then got stuck in super boring job.
Back to school, n felt surprise that I can enjoy it.
2. DID YOU KEEP YOUR NEW YEARS' RESOLUTIONS, AND WILL YOU MAKE MORE FOR NEXT YEAR?
Have no new year resolution
3. DID ANYONE CLOSE TO YOU GIVE BIRTH?
My sister
4. DID ANYONE CLOSE TO YOU DIE?
Budhe (wat i should say in english?) Pardi
5. WHAT COUNTRIES DID YOU VISIT?
Mmmm ... Mangga Dua sometimes felt like other countries.
6. WHAT WOULD YOU LIKE TO HAVE IN 2006 THAT YOU LACKED IN 2005?
A digital camera (asap!). Start my own new career as ... freelance. N ...
7. WHAT DATES FROM 2005 WILL REMAIN ETCHED UPON YOUR MEMORY AND WHY?
19 Nov - something came to thrill me n im still wondering wats that mean.
8. WHAT WAS YOUR BIGGEST ACHIEVEMENT OF THE YEAR?
Got scholarship
9. WHAT WAS YOUR BIGGEST FAILURE?
Failure to disciplin
10. DID YOU SUFFER ILLNESS OR INJURY?
Got injury because of fell from motor n hit by in the next month :(
11. WHAT WAS THE BEST THING YOU BOUGHT?
Mmmm...Maybe my beloved mobilephone.
12. WHOSE BEHAVIOUR MERITED CELEBRATION?
My nephew
13. WHOSE BEHAVIOUR MADE YOU APPALLED AND DEPRESSED?
My own n some stupid person’s
14. WHERE DID MOST OF YOUR MONEY GO?
Eating, books, house's rent n borrowed
15. WHAT DID YOU GET REALLY, REALLY, REALLY EXCITED ABOUT?
Padi, Maliq, blog, google, nephew
16. WHAT SONG WILL ALWAYS REMIND YOU OF 2005?
None
17. COMPARED TO THIS TIME LAST YEAR ARE YOU:
a) Happier or sadder? Much sadder
b) Thinner or fatter?the same (40kg for whole year long)
c) Richer or poorer? POORER!!!!
18. WHAT DO YOU WISH YOU'D DONE MORE OF?
Writing, reading, traveling n praying for the most

Wednesday, November 30, 2005

hp...hp...

Hari ini, hari ketigaku nggak pake hp. Setelah hari minggu kemarin hpku mati total, gara2 jatuh.
Dulu biasanya aku udah kelabakan kalo nggak ada hp, ya soalnya duit seringnya berasal dari situ. Tapi sekarang udah nggak lagi, biasa-biasa aja, rasanya malah lebih bebas. Coba kalo diitung2:
- Bebas dari sms nanya2 pe-er (hopefully they dont read my blog)
- Bisa ngumpet tanpa rasa bersalah (oooh..maap, hp gw kan lagi mati)
- Hilang satu kekuatiran. Kalo jalan ke mana aja, terutama daerah rawan ato kerumunan orang, aku sering rajin ngecek, apa hp masih ada ato nggak, terutama sejak kejadian pencopetan hp pertamaku.
- Ngurangi barang bawaan, hehehe...
Kurangnya apa ya? tentu aja sebel mikirin bayar biaya servis n mesti ke Mal Ambasador buat ke service center-nya(yang di Depok udah nggak ada lagi :( ), selain itu kayaknya sih nggak ada.

Tapi mulai mikir2 nih, apa emang aku tu mesti ganti hp, balik lagi ke merk itu, biar lebih aman dengan kebiasaanku yang suka sembarangan atau tetap bertahan dengan hp sekarang, atau malah ganti hp ini sekalian, buat sekalian terapi biar aku nggak suka gerudak-geruduk hehehe... (sori, buat yang maniak sama merk2 tertentu jangan tersinggung). Belom tau sih, kalo bisa sih nggak usah ganti hp deh, nggak ada anggaran buat itu (mending beli ditcam).

Tapi paling tidak buat seminggu ini, aku bakal tetap bebas gangguan hp. Horeeeee....

Monday, November 21, 2005

Nawfal #1 Id


Nawfal at his first Id Fitri, wearing his 4th grade SD' saroong :p

Friday, November 18, 2005

Free market

Today I go to bank (hint: they use number as logo) . N I felt little bit surprise that everybody smiles n say “terimakasih, mbak” (even when Im not yet finish my business there :( ). And ask my apologize when something not done just like I want. Yea, its not too special, but here in Indonesia?
Then I remember when I went shopping in supermarket (hint: its rise everyday), I felt that they service me with smile n nice, n the most important is with friendly prices! That’s happen maybe just a week after other new supermarket open in the same street.
So, I guess, for the same kind reason I got special service in the bank. Mmmmm… (should I?) thanks to free market.

Should I still say no for new modern market that unfortunetaly hit traditional market (pedagang kecil)?
Thanks Allaah, Im not in position as decision maker

My Wishes List

10. Harry Potter # 6 in Indonesia lang (in English? no way! Rp 195.000 means a lot 4 me)
9. See Padi n Maliq show in one stage, in nice place, in one place one moment.where we can relax to enjoy their show.

8. A bike. Simply coz I need exercises
7. For once in my life time I want to know how it feel in autumn. Just for short time, not to live in that kind weather. Just to see how leave falling (like in the movie, hehehe...)
6. Undo n Redo button. I need to click them whenever I made mistake. Sometimes. Don’t u?
5. Automatic self-iron machine. My clothes hand me up. Just to iron, coz its much pleasure for me to do wash than iron its.
4. My own digital camera. There’s a pocket camera but that’s not mine. I mean it when I say my own. But mini handy cam is not bad.
3. Get free-lance job with fancy salary. I get bore with full-time job.
2. I become expert in computer programming, or at least I m being expert in using it :p. Coz dunno why but I still just know that’s me.
1. Doraemon’s Everywhere Door (Pintu ke mana saja!!!). C’mon should I tell u why? But if u just have his pocket, please feel free to gimme


But for this moment I just need soto for my lunch with fresh juice. Mmmmmm ....

Thursday, October 27, 2005

Tuesday, October 18, 2005

dari Polling Padi

Beberapa waktu lalu aku kirim polling ke milis Padi. Isinya:
1.Kapan pertama kali merasa menjadi Sobat Padi (aslinya Julia_P4di)? Dan apa yangmenyebabkannya?
2.Apa yang dirasakan waktu pertama kali ketemu personil Padi?
3.Lagu Padi mana yang menurut kalian paling bagus?
4.Lagu Padi mana yang paling berkesan? (dan kalo boleh kenapa?)
5.Konser Padi mana yang paling berkesan yang pernah ditonton? Kenapa?(SSsttt...Pernah nggak sih ngitung sudah berapa kali nonton Padi konser ?)
6.Kalo nggak ada Padi, kira2 bakal nge-fans sama band Indonesia mana?
7.Iseng nih, kalo boleh tau, kira-kira semua dana yang sudahdikeluarkan buat beli segala hal yang ada hubungannya dengan Padi(CD, tiket konser, T-Shirt , dll) itu sebenarnya udah bisa buat beli apa?
8.Pernah nggak mbayangin Padi bikin video klip seperti apaa, gitu?(Lagu Tetap Tersenyum dibuat dengan setting jaman perjuangan kemerdekaan, cocok kali ya ?)
9.Apa pernah kenal seseorang yang lebih cinta Padi dari Mba Julia? (kalo ada, perlu wawancara dia juga tu.. hehehe)

Ini adalah respon atas polling isengku dari temen2 di Milis Padi.
Buat : Nina saptiany, Julia inzaghi, Bretsipenghibur-antho,Hydrian Prillaza- Indy!!!, Ari ,Yuli Untari, Zhizhaqy, Warno, Dadena Angiasari - deded, Alezsandra Yohana, Andrayogi, Misyaty- Septy, Djay, Panji Hakiki Jamin, Nina Duck, Yanti
Makasih, ya!!


berhubung terlalu panjang, baca lengkapnya di sini

Friday, September 02, 2005

Wednesday, July 20, 2005

BBM dan Batik


Aku sekarang lagi pengen ngomong yang serius-serius.
Belakangan ini sedang rame soal Inpres No.20. Soal penghematan BBM.
Untuk mendukungnya Presiden mengumumkan kalo beliau akan jarang-jarang pake jas, dan akan lebih sering pake batik atau pakaian dinas lengan pendek juga para menteri dihimbau melakukan hal yang sama. Agar suhu AC bisa dinaikkan dan tidak makan banyak listrik. Iya, sih, kalo diitung-itung nggak terlalu signifikan pengaruhnya (Coba, berapa banyaksih penduduk Indonesia yang kerja berjas di ruang ber AC, di banding total orang se Indonesia ini?).
Tapi baguslah menurutku, ngapain sih pake jas di daerah tropis kayak gini (kecuali kalo mesti ketemu tamu resmi dari luar kali, yee). Jasnya aja mahal belum bayar listrik AC.
Dan baguskan kalo kita makai batik dalam keseharian kita sebagai pernyataan de facto bahwa batik adalah milik kita, walo mungkin kalah secara de jure.
Ups, mlenceng...
Tapi biar gitu, banyak juga orang yang nggak mau disuruh hemat, dengan berbagai alasan seperti itu tanggung jawab pemerintah lah, nggak penting lah, n blablabla...
Apa sih yang salah dengan berhemat? Toh kita sendiri yang untung.
?
Lagian kenapa sih, kita (kita ???) nggak berusaha mengggunakan energi alternatif sih? Katanya sih, karena kita nggak nggak fokus kayak orang Philipina yang nggak punya minyak.
Padahal katanya lebih murah, katanya ramah lingkungan? Apa harus bener-bener kehabisan dulu baru mau sadar artinya hemat dan cari alternatif?
Nggak tau deh...

Aku sendiri??
Kalo aku sih, emang dari dulu makai barang-barang juga gitu-gitu aja, maksudnya yang perlu-perlu aja, ya jadi nggak terlalu banyak yang mesti dirubah.
Cuma mungkin sekarang kalo udah mulai merasa ngantuk mesti cepet matiin komputer kali, ya, biar nggak menyala sampai pagi.
Hehehehe....